Intensitas Hujan yang Tinggi, Pekalongan Banjir Sebulan Penuh

Indonesia tengah dilanda dengan berbagai bencana Alam di beberapa daerah. Sejak Tahun baru 2021 tercatat telah terjadi bencana seperti letusan gunung merapi, banjir, dan longsor. Di pekalongan sejak awal februari 2021 hampir terjadi banjir sebulan penuh. Menurut data dari BPBD pekalongan, intensitas hujan yang kembali tinggi mengakibatkan genangan air di beberapa pemukiman. Setidaknya 2000 an lebih jiwa telah mengungsi karena banjir.

Baitul Maal BMT TUMANG melakukan aksi peduli banjir dengan mengirimkan logistik ke wilayah pengungsian Pekalongan. Kegiatan ini bekerja sama dengan PBMT Maal Boyolali dan PBMT Maal Pekalongan. Logistik yang dikirimkan berupa beras, minyak goreng, gula, pampers, mie instan, dan telur. Penyerahan logistik difokuskan di lima wilayah yaitu, Desa Pesanggrahan kec Wonokerto, Desa Tegaldowo kec.Tirto, Desa Mulyorejo Kec. Tirto, Desa Jeruksari kec. Tirto, Kelurahan Bandengan Kec. Pekalongan utara.

Nur Hadi, salah satu warga yang terkena dampak banjir mengatakan bahwa Banjir yang merendam rumahnya memaksa ia dan keluarga harus mengungsi selama beberapa waktu. “Banjir tahun ini termasuk banjir yang cukup panjang sebulan lebih, banyak daerah belum surut airnya karena curah hujan yang masih tinggi”, ujarnya. Ia juga berterima kasih kepada BMT TUMANG dan PBMT Indonesia yang telah banyak membantu warga yang terkena dampak banjir di Pekalongan. Kebutuhan pokok seperti sembako dan pakaian banyak terbantu oleh teman-teman dari PBMT Indonesia. “Semoga berkah dan semakin bermanfaat untuk semua,” tegasnya. Ia juga berharap banjir dapat segera surut dan para warga dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Info Donasi dan program : Anastasya (0818 0971 8686)