Lumbung Air bersih untuk daerah kekeringan di Boyolali

Kamis, 22 Oktober 2020 Baitul maal BMT TUMANG bersama Dhompet Dhuafa dan Perhimpunan BMT Indonesia (PBMTI) di Boyolali melakukan aksi pengiriman air bersih untuk daerah kekeringan di boyolali dan sekitarnya.

Melalui program Lumbung Air setidaknya sudah dilakukan 4 kali pengiriman air di daerah Wonosamudra, Wonosegoro, Kemusu dan Selo. Di daerah Wonosegoro, Wonosamudra, dan Kemusu kekeringan ini sudah dirasakan sejak 3 bulan terakhir yang mengakibatkan masyarakat kesulitan dalam mencukupi kebutuhan air. Meskipun sempat diguyur hujan dalam beberapa waktu namun kebutuhan air masih dirasa sulit.

Di daerah Munthuk, Selo kesulitan akses air terasa sulit sejak 1,5 tahun terakhir. Menurut penuturan Supriyadi selaku ketua RT kesulitan air ini disebabkan karena terputusnya mata air yang dulu juga menjadi sumber air bagi masyarakat. Akibatnya masyarakat harus beli atau mengandalkan bantuan pengiriman air dari luar. Ia dan masyarakat Dukuh Munthuk mengucapkan banyak terima kasih kepada BMT TUMANG dan PBMTI Boyolali yang telah mengirimkan bantuan air untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kegiatan Lumbung Air Bersih ini akan terus berlanjut hingga musim kemarau di tahun ini berakhir. Sampai saat ini tercatat telah terdistribusi sebanyak 90.000 liter dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.700 orang.