Taman Ceria untuk anak-anak pengungsi merapi

Taman Ceria untuk anak-anak pengungsi merapi

Baitul maal BMT TUMANG bersama Perhimpunan BMT Indonesia (PBMT) Boyolali kembali menggelar aksi peduli merapi di Desa Klakah dan Desa Jrakah Kecamatan Selo pada hari Rabu 18 Nobvember 2020. Kegiatan kali ini difokuskan pada anak-anak pengungsi Merapi. Sekitar 40-an anak telah mengungsi di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) lapangan Desa Klakah sejak seminggu terakhir. Kejenuhan banyak dirasakan oleh anak-anak pengungsi, selain daripada aktivitas sekolah yang terhenti akibat naiknya status siaga 3 (waspada) gunung merapi.

Kegiatan taman ceria ini dimulai dengan memberikan berbagai permainan dan game untuk anak-anak. Seperti tarik tambang, membuat mainan terbang, dan game kekompakan kelompok. Andi salah satu anak pengungsi mengatakan bahwa ia mengaku senang dengan hadirnya kegiatan taman ceria ini. Ia dan teman-temannya selalu menanti setiap relawan yang datang untuk memberikan acara untuk anak-anak.

Aksi peduli merapi dari Baitul Maal BMT TUMANG untuk pengungsi sementara difokuskan pada pemberian bantuan logistik dan trauma healing untuk anak-anak di pengungsian sambil memantau perkembangan di pengungsian. Berbagai bantuan dari donator telah disalurkan selama tiga kali di tiga desa, Tlogolele, Klakah, dan Jrakah. Aksi Siaga Merapi akan terus dilakukan hingga kondisi gunung merapi dipastikan benar-benar membaik.